Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 Maret 2011

Asteroid Seukuran Rumah Lintasi Bumi

Sebuah asteroid dengan ukuran kurang lebih sebesar rumah melintasi Bumi pada 16 Maret 2011, pukul 21.49 GMT. Menurut NASA, asteroid itu melintas hanya satu hari setelah terdeteksi sedang bergerak mendekati planet Bumi.

Untungnya, asteroid kecil bernama 2011 EB74 itu hanya memiliki ukuran panjang sekitar 14 meter dan tidak berpotensi untuk menabrak Bumi. Sebab, ukuran asteroid itu membuatnya tidak akan mampu menembus atmosfir dan akan habis terbakar sebelum jatuh di permukaan Bumi.

Asteroid itu juga hanya melintas dengan jarak yang aman yakni sekitar 203 ribu mil atau 326.696 kilometer saat berada di posisi terdekatnya dengan Bumi. Sebagai gambaran, jarak rata-rata Bumi dengan bulan mencapai 238 ribu mil atau 382.900 kilometer.

Astronom menemukan asteroid ini saat menjalankan proyek Catalina Sky Survey, sebuah proyek yang digagas oleh University of Arizona untuk mencari objek tak dikenal yang berada di dekat Bumi seperti asteroid dan komet.

“Dengan ukuran hanya 14 meter, 2011 EB74 tidak masuk dalam kategori asteroid berbahaya,” kata juru bicara Asteroid Watch, seperti dikutip dari Space, Kamis 17 Maret 2011. “Asteroid ini juga sulit dilihat oleh pengamat kecuali jika mereka merupakan astronom dan memiliki peralatan pemantau yang tepat.”

Temuan terakhir asteroid yang melintasi Bumi melengkapi temuan-temuan sebelumnya, di mana sebongkah batu luar angkasa nyaris bersinggungan dengan Bumi. Seperti diketahui, 14 Februari lalu, sebuah asteroid berukuran sebesar mobil “menyerempet” planet Bumi.

Sebelumnya, sebuah batu kecil memecahkan rekor sebagai objek luar angkasa yang melintas paling dekat dengan Bumi tanpa masuk ke atmosfir. Ia melintas pada jarak hanya 3.400 mil atau 5.471 kilometer dari Bumi pada 4 Februari lalu.

Rekor jumlah asteroid terbanyak yang melintas dalam waktu yang berdekatan adalah pada 29 Januari 2011. Pada malam itu, mendadak ada 19 asteroid melintas dekat planet Bumi.

Saat ini, astronom NASA dan ilmuwan lain secara rutin memonitor langit untuk menemukan asteroid atau komet lain yang bergerak melintas atau berpotensi menabrak Bumi.

Selasa, 08 Maret 2011

Temuan NASA Soal Fosil Alien Keliru

VIVAnews - Seorang ilmuwan NASA (Badan Antariksa Amerika Serikat) menyatakan telah menemukan fosil bakteri di meteorit. Namun, atasannya sendiri justru membantah klaim tersebut.

Sebagaimana disiarkan VIVAnews sebelumnya, seorang ilmuwan bernama Richard B Hoover, menunjukkan bukti adanya makhluk hidup dalam meteorit.

Peneliti dari Pusat Penerbangan Marshall NASA itu mengklaim bahwa ia dan timnya menemukan bukti makhluk hidup berupa fosil bakteri langka, yang hidup di dalam bongkahan batu dari luar angkasa itu. Citra ini diperolehnya dengan menggunakan mikroskop. Ia mengira bahwa fosil bakteri kecil itu adalah cyanobacteria. Tapi, ternyata keliru.

Sekadar diketahui, Cyanobacteria merupakan bakteri biru-hijau yang masuk golongan bakteri autotrof fotosintetik. Dia dapat menghasilkan makanan sendiri dengan bantuan sinar matahari secara kimia.

Laporan tersebut kini lantas dihentikan perluasannya oleh NASA, meski sempat dipublikasikan Jumat lalu di salah satu jurnal online eksentrik: Journal of Cosmology.

Akibat kecorobohan Hoover, NASA mulai memperhitungkan pekerjaannya. Senin kemarin, Paulus Hertz, kepala direktorat misi NASA mengatakan bahwa NASA tidak dapat berdiri di belakangnya dan mendukung klaim ilmiah tersebut.

"Kami tidak dapat mendukung klaim ilmiah sampai benar-benar dikaji secara menyeluruh dan memenuhi syarat ... Kami bahkan tidak mengetahui pengajuan kertas ke Journal of Cosmology atau publikasi yang terjadi belakangan ini," kata Hertz.

Menanggapi isu ini, Journal of Cosmology pun turut buka mulut. Media publikasi yang berusia 2 tahun itu mengklaim bahwa publikasi itu telah diuji bersama ilmuwan (peer-reviewed).

Pada kasus ini, editor jurnal mengatakan artikel yang dikirimkan Hoover telah melalui kritik dari 100 ilmuwan terkemuka dan layak dimasukkan dalam jurnalnya. Dalam penelitian ilmiah normal, peer-review dibutuhkan untuk sebelum diterbitkan untuk menjamin keakuratan.

Sabtu, 12 Februari 2011

5 Temuan Thomas Edison yang Belum Terungkap


Bila Anda lihat tema Google Doodle(logo Google) hari ini, maka Anda akan mendapati bahwa hari ini adalah hari ulang tahun Thomas Alva Edison yang ke-164.
Lahir di Ohio pada 1847, Edison adalah seorang pengusaha sekaligus ilmuwan dan penemu besar Amerika Serikat yang memiliki begitu banyak hasil penelitian. Ia juga pendiri 14 perusahaan termasuk General Electric. 
Edison telah mematenkan lebih dari 1000 penemuannya di AS.  Hasil penelitian besarnya meliputi lampu bohlam, ponograf (gramofon), kamera bergerak, dan dinamo. 
Namun, ada pula penemuan-penemuan yang tak terungkap oleh publik. Situs  Gearlog mencatat setidaknya ada lima penemuan Edison yang belum begitu banyak diketahui orang.

1. Mesin suara (1868)
edison vote recorder.jpg
Jauh sebelum Amerika menggunakan mesin diebold untuk penghitungan suara, Edison sudah menawarkan alat hasil temuannya bernama Vote Recorder. Alat ini menghitung suara dengan model pertanyaan Ya atau Tidak.
Sayangnya, mesin penghitung suara ini memiliki waktu proses yang lambat. Sampai-sampai salah seorang Ketua Komite Kongres berkata, "Bila ada sebuah penemuan di bumi ini yang tidak kita inginkan, mesin inilah dia," katanya.

2. Boneka Bicara (1877)
edison talking doll.jpgTak hanya menemukan fonograf, Edison juga membesut sebuah versi miniatur dari pemutar musik itu, yang kemudian ditempatkan di dalam sebuah boneka.
Fonograf itu kemudian bisa memainkan rekaman sajak untuk anak-anak, sehingga boneka itu seolah-olah berbicara.








3. Baterai untuk Mobil Listrik (1880)
Saat Edison memperkenalkan baterai nikel-besi, ia kemudian memimpikan untuk membuat mobil listrik. Beberapa pembuat mobil seperti Detroit Electric dan Baker Electric, kemudian mengadopsi teknologi yang diperkenalkan Edison itu.
edison car.jpg
Namun, belakangan dalam sebuah pesta makan malam, Henry Ford memberikan sebuah catatan kecil kepada Edison berbunyi "Mobil listrik telah mati." Setelah itu, perkataan itu terbukti kebenarannya. Mimpi Edison tak pernah kesampaian.







4. Film Frankenstein (1910)
1910frankenstein.jpg
Pada 1891 Edison mematenkan kamera film pertama yang dinamakan Kinematograph. Pada 1910, perusahaannya, Edison Manufacturing Company Studio, membuat film Frankenstein , sebuah film yang ia adaptasi dari novel horor klasik karya Mary Shelley.







5. Telepon untuk Arwah (1920)
Temuan ini adalah salah satu subyek yang masih terus diperdebatkan. Edison sempat memberitahukan kepada beberapa media tentang upayanya untuk menemukan cara untuk menelepon orang yang telah meninggal dunia.
seance-berlin-1930s.jpg
Pada 1921 ia mengklarifikasi hal itu dengan mengatakan kepada New York Times, bahwa penemuannya itu bisa mendeteksi unit kehidupan yang di antara yang mati. Namun, banyak yang mengatakan bahwa Edison gagal total dalam upayanya kali ini. Bila alat ini sudah berhasil ditemukan, mungkin saja yang akan ditelepon paling dulu adalah arwah Edison sendiri.

Apple, Perusahaan PC terbesar no.3

Posisi iPad dan tablet sejenis masih tarik ulur apakah masuk ke dalam kategori PC (personal computer) atau bukan. Dalam survei terbarunya, firma riset Canalys memasukkan tablet ke dalam pasar PC dunia. Canalys juga mendorong agar vendor komputer menerima kenyataan bahwa tablet menggunakan komponen-komponen yang setara dengan produk PC selama ini. 
Untuk menghitung pasar PC, survei tersebut pun menghitung distribusi Samsung Tab, iPad, dan perangkat tablet sejenis. Hasilnya, sepanjang kuartal keempat tahun 2010 lalu, pasar PC mengalami peningkatan 19 persen dibanding kuartal yang sama tahun sebelumnya menjadi 105,8 juta unit.
Dengan memasukkan tablet ke pasar PC, peta persaingan memang sedikit berubah. HP tetap bercokol di puncak dengan distribusi produk sebanyak 18,7 juta unit atau menguasai 17,7 persen pangsa pasar. Disusul Acer dengan 13,6 juta unit atau pangsa pasar 12,8 persen.
"Apple melejit ke posisi ketiga di pasar, berkat penjualan iPad dan Mac yang sangat tinggi, termasuk pertumbuhan yang tinggi di wilayah Asia Pasifik," demikian laporan Canalys yang dirilis belum lama ini. Total penjualan iPad dan Mac mencapai 11,5 juta atau 10,8 persen pangsa pasar. Pertumbuhan pasarnya paling tinggi hingga 241 persen jauh di atas pertumbuhan rata-rata pasar PC.
Dell turun di posisi keempat dengan 11,4 juta unit, sedikit di bawah Apple, dengan pangsa pasar yang sama sekitar 10,8 persen. Berikutnya Lenovo dengan 9,6 juta unit atau pangsa pasar 9,1 persen. Pangsa pasar produk lainnya masih cukup tinggi yakni 38,8 persen pangsa pasar dengan 41,1 juta unit PC

Nokia Ajak Microsoft 'Berperang' Melawan Google dan Apple

Produsen telepon seluler terbesar di dunia, Nokia, akhirnya menggandeng raksasa software, Microsoft, untuk menghadang serbuan Google dan Apple dalam industri ponsel.
Nokia menegaskan akan menggunakan platform Windows Phone bagi produk ponsel pintarnya. Demikian disapaikan CEO Nokia Stephen Elop, Jumat.
Sebelumnya, Nokia masih setia menggunakan platform Symbian sebagai otak di ponsel pintarnya. "Kombinasi Nokia-Microsoft akan menjadi kekuatan baru dari segi jangkauan dan skala bisnis ponsel. Sekarang pertarungan di dunia ponsel dikuasai oleh tiga petarung: Nokia-Apple-Google," kata Elop.
Namun, kerjasama ini masih meragukan bagi investor. Sebab platform Windows Phone selama ini prestasinya biasa-biasa saja di mata para konsumen. "Ini duet dari dua pihak yang ketakutan melihat aksi Google dan Apple, tapi Nokia-Microsoft tidak punya senjata pamungkasnya," kata analis CCS Insight Geoff Blaber.
Nokia juga menegaskan akan membenamkan mesin pencari Microsoft, Bing, di seluruh ponselnya. Ini merupakan kesempatan baik bagi Bing yang sudah keok dalam kompetisi dengan Google.--REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--